Monday, November 12, 2018


Tilawati Mudah Menyenangkan!


Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, kami telah diberikan kesempatan oleh Allah untuk mendapatkan ilmu baru tentang “Tilawati” melalui datangnya para pengajar tilawati dari Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya pada tanggal 05 November 2018, yaitu Drs. H. Ali Muaffa, Hari Susandi, S.Ag, juga Toha Mahsum, S.Ag yang khusus didatangkan oleh dosen pengampu kami Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag bersama dengan Ati’ Nursyafa’ah,M.Kom.I dan Baiti Rahmawati, S.Sos selaku asisten dosen.

Melalui kajian ini dijelaskan bahwa belajar tilawati itu sangat mudah dan menyenangkan. Terdapat sebuah dalil “ orang yang paling baik adalah orang yang membaca Al-Qur’an dan mengajarkannya” dengan dalil tersebut,kami diajak untuk tidak hanya sekedar membaca Al-Qur’an saja namun, juga bisa mengajarkannya,agar menjadi manusia yang paling baik. Pembelajaran tilawati ini juga memiliki beberapa metode, yaitu :
1.      Lagu
Lagu digunakan agar kita yang sedang belajar tilawati mudah untuk menghafal dan menagkap materi yang dijelaskan, juga membaca Al-Qur’an menggunakan lagu merupakan hal yang disukai Rasulullah
2.      Technical secara klasikal
Dalam metode ini klasikal berarti membaca secara bersama-sama, tujuannya agar para santri atau siswa berani membaca tilawati secara lugas dan tidak ragu-ragu dan bisa menyingkat waktu
3.      Baca simak
Baca simak juga metode yang sangat baik, para santri atau siswa diberi kesempatan untuk  membaca A-Qur’an secara bergantian lagu yang lainnya mendengarkan dan menyimak, dalam metode ini para santri atau siswa mendapatkan porsi yang sama.

Belajar tilawati lebih mudah karena menggunakan lagu, dan lagu yang paling disarankan untuk digunakan oleh pemula adalah lagu “Rost” yang mana lagu ini memiliki rumusnyan sendiri, seperti berikut:



Banyak dari kami merupakan pemula belajar tilawati dan setelah kami diberi kesempatan untuk mencoba tilawati bersama-sama dan bergantian ternyata belajar tilawati memanglah sangat mudah dan menyenangkan.

Berikutnya merupakan tahapan makro teaching
1.      Salam
2.      Menyapa santri/siswa
3.      Do’a pembuka( ta’awud dan basmalah)
4.      Praga ( klasikal: teknik sesuai pertemuan, 1 hal sebagai contoh)
5.      Buku, diawali klasikal( T2 baca simak, 2 putaran), diakhiri klasikal T3 untuk pemantapan
6.      Prosentase kelancaran (lanjut/ulang)
7.      Do’a Penutup( hamdalah
8.      Salam perpisahan

Banyak ilmu yang bisa diambil dari belajar tilawati ini, tentang bagaimana membaca Al-Qur’an, bagaimana membaca Al-Qur’an dengan lagu, dan yang pasti akan memperbaiki bacaan kami yang masih banyak kesalahan ataupun masih belum lancar. Seperti artikel berjudul Membakar Uang yang telah saya kutip dari www.terapishalatbahagia.net bahwa, waktu adalah modal besar dan penentu bahagia atau tidaknya masa depan Anda.  Sumpah Allah dengan waktu merupakan peringatan agar tidak ada satu menitpun lewat tanpa kegiatan yang bernilai positif dan produktif.  Perjalanan usia kita harus diisi dengan kegiatan yang bisa menjadi investasi untuk masa depan, baik jangka pendek yaitu dunia, maupun jangka panjang yaitu akhirat. Satu menit untuk menyebut nama Allah lebih baik dari seribu tahun tanpa mengingat-Nya. Oleh karena itu, selagi kita masih diberi waktu dan kesempatan oleh Allah SWT untuk mempelajari Al-Qur'an, maka harus digunakan dengan sebaik-baiknya untuk bekal di masa yang akan datang. 

1 comment:

Terjemah Al-Qur'an  Assalamualaikum, semoga kita diberi keberkahan dan perlindungan Allah SWT. Pada kesempatan kali ini, saya ak...